Sabtu, 20 November 2010

Cara Sehat Menyimpan Makanan

Saat kita berbelanja bulanan, begitu banyak makanan yang kita beli untuk mencukupi kebutuhan hari-hari. Tapi coba amati, berapa banyak dari makanan tersebut yang justru terbuang percuma karena teknik penyimpanan yang tidak tepat. Walhasil niat awal untuk menghemat dengan membeli banyak justru merugi karena makanan banyak terbuang.

Sebenarnya ada yang bisa kita lakukan untuk masalah tersebut, yaitu memahami rumus menyimpan makanan agar lebih tahan lama. Dan rumus tersebut cukup dipahami dengan melakukan Do & Don’t di bawah ini:


Daging beku.
DO : Simpan di rak khusus penyimpanan daging pada lemari es. Rak ini akan menjaga kesegaran daging dengan membuat suhu dan sirkulasi udara yang baik untuk daging. Tapi ingat, daging hanya akan aman disimpan selama 3-5 hari.

DON’T : Tidak membungkus daging dengan rapat.

Mushroom atau jamur.
DO : Bungkus jamur dengan kertas dan simpan di lemari es. Dengan membuat jamur tetap kering pada suhu yang dingin tidak akan memberi peluang bagi bakteri untuk tumbuh di atasnya.

DON’T : Dicuci dan baru kemudian disimpan dalam lemari es. Ini hanya akan membuat jamur kita ‘dikunjungi’ oleh bakteri.

Dengan panduan ini, setidaknya kita bisa membuat stok makanan tetap layak konsumsi. Dan yang pasti, cara ini akan membuat kita bisa lebih hemat karena tak ada makanan yang terbuang percuma.

Jumat, 19 November 2010

Manfaat Bedak Tabur

Bedak tak hanya digunakan karena itu adalah bagian dari runutan aturan merias diri, tetapi juga memiliki fungsi lain. Karenanya, penting untuk mencari tipe dan jenis bedak yang tepat dengan warna kulit dan kondisi kulit. Berikut ini adalah fungsi dan kegunaan dari bedak:

Menyamakan warna dan "tone" kulit
Untuk menyamaratakan warna kulit, umumnya para penata rias akan menyarankan penggunaan foundation atau primer sebelum bedak.

Menjaga riasan tahan lama
Pada dasarnya, pembubuhan bedak tabur memang bisa membantu riasan tahan lebih lama. Bubuhan bedak ringan di atas kulit bisa menjaga perona pipi tahan lebih lama, juga membuat eyeshadow dan eyeliner tampil lebih kentara.

Menyerap minyak
Bedak bubuk mineral tidak mengandung komponen pelembab. Sebaliknya, kandungan bedak bubuk mineral menyerap minyak dan kelembaban. Karenanya, bubuk bedak akan mencegah tampilan mengilap pada wajah. Bedak bubuk yang tepat adalah hal yang wajib dimiliki perempuan dengan kondisi kulit berminyak.

Bedak bubuk membantu mengatasi masalah riasan di segala situasi
Terlalu banyak pemulas pipi atau foundation terlalu gelap dan tidak natural atau maskara meninggalkan bercak di bawah mata? Bedak bubuk bisa membantu.

Selasa, 09 November 2010

Aduh sinyal hape kok hilang?

Tulalit..tulalit..aduh kenapa tiba-tiba sinyal hape ku hilang? Pernahkah anda mengalaminya? Sebel deh, komunikasi jadi terhambat, apalagi kalau lagi ada yang penting bisa berantakan semuanya. Biar kamu siap mengantisipasi hal kaya gini simak deh info berikut.
Hape semahal dan secanggih apa pun kalau ga ada sinyalnya apa gunanya. Jadi ga bisa dipake deh. Apa sih penyebabnya?
Pertama, faktor operatornya. Jadi kuat atau lemahnya sinyal dipengaruhi kualitas jaringan operator. Kaya sekarang ini operator lagi pada perang tarif tuh, masing-masing mengklaim paling murah tapi kok sinyalnya ilang-ilangan ya? Hehe jadi curcol deh. Banyak operator yang mengklaim frekuensi jaringannya paling bagus, ada yang punya kelebihan kekuatan sinyal di pelosok desa. Ada juga yang cuma di kota besar aja.
Jadi kalau kamu tiba-tiba kehilangan sinyal, coba cek hape temen dengan operator sama. Kalau hape temen ga ada sinyal juga, kemungkinan masalah ada di jaringan operator. Solusinya ya sementara pake aja operator lain yang ga bermasalah.
Kedua, faktor ruangan. Lagi di lift dan ga ada sinyal? Atau lagi kuliah, kebetulan gedung kuliahnya beratap beton atau lagi di ruangan yang tertutup banget kaya studio musik gitu? Ga heran ga ada sinyal. Solusinya ya keluar ruangan untuk mencari lokasi yang sinyalnya kuat.
Ketiga, faktor cuaca yang lagi hujan deres banget. Solusinya tunggu aja sampai sinyal bagus lagi.
Sinyal memang nyawanya hape biar bisa buat komunikasi. Jadi pilihlah operator yang punya jaringan kuat dan ada di mana-mana, dan punya cadangan simcard operator lain biar kalo lagi kepepet masih bisa telpon atau sms :).

Minggu, 17 Oktober 2010

10 LANGKAH MUDAH BELAJAR KE LUAR NEGERI

1) Bahasa Inggris
Sebagai persyaratan masuk suatu institusi, standar nilai IELTS(International English Language Testing System), TOEFL, SAT(Scholastic Aptitude Test), atau GMAT diperlukan.
2) Konsultasi
Gali informasi lengkap mengenai bidang studi, prospek karier, pemilihan negara dan universitas berdasar minat dan kemampuan anda.
3) Aplikasi
Untuk mendaftar diperlukan dokumen, seperti mengisi formulir pendaftaran, nilai akademis( ijazah, rapor, UAN), ujian bahasa inggris internasional (IELTS, TOEFL, atau test lainnya), dan fotokopi paspor. Tambahan dokumen lainnya bila diperlukan seperti surat akademik dan profesional, personal statement, surat referensi kerja, dan proposal riset.
4) Offer Letter
Menerima surat penawaran (Offer Letter) dari institusi yang dituju.
5) Pembayaran Biaya
Melakukan pembayaran biaya uang sekolah atau biaya lain yang diperlukan.
6) Surat Permohonan Visa Pelajar
Minta bantuan agen untuk mengurus surat permohonan visa pelajar dari institusi yang bersangkutan.
7) Aplikasi untuk Visa Pelajar
Untuk mengajukan visa pelajar diperlukan dokumen, seperti formulir visa, surat penerimaan, bukti keuangan dari orangtua atau pihak sponsor, bukti akademik terakhir, akta lahir, dan kartu keluarga.
8) Visa Pelajar
Menerima visa pelajar yang diperlukan pelajar.
9) Tiket, Akomodasi, Penjemputan
Minta bantuan agen dalam pengurusan tiket pesawat, akomodasi, dan penjemputan di negara tujuan.
10) Pre Departure Briefing
Mengikuti pengarahan( pre departure briefing) dari agen sebelum berangkat ke negara tujuan.

sumber: KOMPAS

Rabu, 13 Oktober 2010

Lomba Menyanyi

Punya suara yang bagus tapi bingung mau menyalurkan kemana? ikut aja lomba nyanyi yang diadain Blok M Square Untuk Info selanjutnya Download Di sini yaa. Semoga Berhasil

Kamis, 30 September 2010

Sejarah Sendok Garpu

Sejarah Sendok Garpu selengkapnya BACA

Mengetik Rumus Matematika

Kesulitan saat mengetik rumus matematika untuk skripsi, tesis dll? Anda bisa gunakan software berikut ini. Tinggal download dan install. Jangan lupa download kode untuk full versionnya di sini. Selamat Mencoba!

DOWNLOAD SOFTWARE gratiss..

Kamis, 20 Mei 2010

Pertama Dan Terakhir

Sudah jam duabelas malam, namun mataku tak juga terpejam…huh! Padahal besok ada kuliah pagi, lama-kelamaan aku jadi gelisah, aku menyesal karena tadi siang aku tidur siang terlalu lama, mungkin itu yang membuatku tak bisa tidur malam ini. Pikiranku hanya melayang-layang dan menerawang, memikirkan banyak hal…kuliahku, keluargaku dan bagaimana masa depanku nanti, dan yang tak luput dari pikiranku adalah perasaanku pada seseorang, seseorang yang entah ada dimana sekarang. Seseorang yang tak sebuahpun kabar kudengar darinya, setelah pertemuan waktu itu.
Tiba-tiba saja ponselku berbunyi, sekejap membuyarkan semua lamunanku, dan tanpa pikir panjang segera kuangkat.
“Belum tidur nih? “ terdengar suara lelaki disana, dan langsung putus.
Ponselku berdering lagi, masih dengan identitas yang sama, ia memakai nomor pribadi, sehingga tak ada nomor yang muncul disana.
“Ini siapa?” tanyaku
“Ini gue, masa elo ga kenal sich?!“
Hal itu terus berulang-ulang, ia hanya berbicara dua detik-dua detik, tapi ia tak juga mau menyebutkan namanya. Karena sudah terlalu malam, aku tak sanggup lagi membuka mataku,
“Dah yaa, gue dah ngantuk banget nich!“ kata terakhirku padanya malam itu. Dan aku tertidur dengan sejuta rasa penasaran…
“ Siapa sich dia???”
Aku berjumpa dengannya lagi, kami duduk berdua di taman dekat kampusku dan ia tampak baik-baik saja, hanya sedikit terlihat lebih kurus. Aku senang sekali waktu itu, tapi… mengapa ia sama sekali tak berbicara padaku, namun demikian pandanganku tak lepas dari wajahnya, senyum senantiasa tersungging dari bibirku, aku tak mau semua ini berakhir… namun, sesaat kemudian…
“Fi..!! Alfi, bangun Fi! Sudah jam enam, kamu ada kuliah kan pagi ini?“ suara itu, suara yang sangat aku kenal memanggilku, itu suara mama.
Semuanya terbang, hilang, taman itu, bangku itu, dan juga Vino, dan akupun terbagun. Aku hanya tertegun, mataku menerawang tak brkedip, ternyata semuanya hanya mimpi. Tanpa sadar air mataku menetes, aku berpikir kenapa aku sangat merindukannya?.
“Kamu kenapa Fi?, mimpi buruk ya? Sudahlah Fi itu hanya mimpi, nggak usah dipikirin. Cepat mandi sana, nanti kamu terlambat“. Bujuk mama, sambil membelai rambutku yang sedikit kusut.
“Iya ma, makasih ya dah dibangunin, Alfi mandi dulu yaa ma!”.
Kuberanjak dari tempat tidurku, meski dengan sedikit gontai menuju kamar mandi.
Vino, aku mengenalnya dua bulan yang lalu, ia seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang kebetulan letaknya tak jauh dari kampusku. Aku mengenalnya tak sengaja, ada telepon nyasar ke ponselku. Kami berkenalan walau hanya lewat sms, aku banyak bertanya tentang dirinya, sebagai teman aku tentu ingin tau banyak tentang dia . Aku pun banyak bercerita tentang diriku padanya. Lama-lama kami jadi dekat, tak ada hari tanpa sms darinya.
Suatu hari kamipun berjanji untuk bertemu, dan itulah awal aku mengenalnay lebih dekat. Bisa dibilang ini adalah cinta pada pandangan pertama, semula aku tak percaya, tapi aku mengalaminya sendiri. Vino memang bukan cowok yang tampan, ia biasa saja tapi ada sesuatu dalam dirinya yang membuatku terkesan, ia sangat baik dan juga kalem nggak urakan kaya cowok kebanyakan. Mungkin hal itu yang membuatku jatuh cinta. Namun sejak pertemuan waktu itu aku tak pernah bertemu dia lagi, bahkan ponselnya pun tak pernah aktif, apa ia melupakan aku? Tanyaku membatin.
Setelah selesai mandi dan sarapan aku bergegas, kusambar tasku dan segera berangkat ke kampus. Pagi itu aku merasa kurang bersemangat, lesu itulah yang kurasakan, sesampainya di kampus
“Dosennya ada May?“ tanyaku pada Maya
“Ada, elo kenapa Fi? Kok lesu begitu sich, elo lagi sakit yaa, atau lagi da masalah…”
“Iya nih May, gue…gue lagi sediiiih banget…”
“Ada apa Fi, cerita donk, gue kan temen elo kali aja gue bisa bantu sedikit“.
Aku bercerita banyak pada Maya, ia sahabatku yang paling dekat, dengan bercerita padanya kurasa sedikit beban yang kurasakan terasa berkurang.
“Fi, mungkin elo terlalu kangen sama Vino, sampai-sampai elo keingetan terus sama dia, udahlah Fi ga usah terlalu dipikirin ntar elo malah sakit. Kalau dah waktunya ketemu pasti elo ketemu sama Vino“
“Sabar aja ya Fi“
Aku sedikit lega mendengar kata-kata Maya, walau aku tetap merindukan Vino.
Setelah pulang kerumah, dan sudah waktunya sholat Ashar, kuambil air wudhu dan segera sholat dan tak lupa aku berdoa agar Tuhan selalu melindungi Vino dan aku dipertemukan lagi dengannya.
“fi, kamu sudah makan nak?” Tanya mamaku
“Sudah ma, tadi di kampus“
Ponselku berdering lagi dan langsuna ku angkat
“Hai cewe, lagi ngapain nich?“ suara itu lagi
“Nggak, gue nggak lagi ngapa-ngapain, elo siapa sich?“
“Gue temen lama elo, masa elo lupa sama gue!?“
“Sorry, emang gue bener-bener lupa“
“Ini gue, gue…“ tapi teleponnya terputus dan aku belum tau siapa dia
Pikiranku menerawang lagi, apa mungkin dia Vino? Banyak pertanyaan yang berputar-putar di kepalaku. Aku sedikit punya harapan, mungkin dia Vino, Vino yang kutunggu-tunggu kabarnya. Kupandangi terus ponselku, aku berharap berdering lagi. Tapi, lama aku menunggu tak juga ada yang menelepon. Dari pada aku bosan menunggu, kuputuskan untuk main kerumah Lia, ia seorang tetanggaku, umurnya sama denganku dan aku lumayan akrab dengannya.
“Li, lagi ngapain? Gue bosen banget dirumah, jadi gue kesini. Gue ga ganggu kan?“
“Ah ngga Fi, elo ga ganggu, masuk Fi. Gue malah seneng banget elo kesini, jadi gue ada temen deh. Bonyok gue lagi kondangan, gue cuma berdua nih“
“Hah, berdua? Sama siapa Li? elo kan anak semata wayang trus disini ga ada siapa-siapa, elo ga ngigo kan Li, ih gue jadi syuereeem…jangan-jangan…”
“Iya gue berdua, berdua sama tipi he..he.., kan cuma itu temen gue“
“Ah elo Li, bikin gue parno aja“ sahutku sambil mencubit tangan lia.
Setengah jam kami ngobrol, membicarakan masalah cewe, biasa kalau ada cewe lagi ngobrol pasti asyik banget.
“Eh Fi, mumpung elo ada disini, gue mau curhat nih! Boleh kan?“
“Iya Li boleh aja, elo mau curhat soal apaan? Oo..gue tau, pasti masalah cowok yaa, elo lagi fall in love yaa?!“
“Ah elo Fi, bisa aja, iye nich gue lagi fall in love sama seseorang“
“Siapa, siapa orangnya Li? Ganteng ga? Bae ga? Anak mana? Rumahnya dimana?” Seribu rasa ingin tahuku muncul.
Obrolan-obrolan manis berlanjut antara dua orang gadis remaja tentang cintanya…ooh!! Dah kaya novel aja he.he..he…
“Em..dia, gue ga tau anak mana, tapi yang jelas anak kuliahan juga kaya kita-kita. Dia saudara sahabat gue, ga ganteng-ganteng amat sih, tapi… cukup bikin gue kesemsem“
“Gue jadi penasaran nich Li, pengen tau tipe cowo elo itu kaya apa sich? elo ketemu dia dimana Li?”
“Dirumah Aura, sahabat gue”.
“Waktu itu kebetulan gue lagi main di rumah Aura, dan kebetulan dia ada disana, gue dikenalin deh!”
“Oh ya, kenapa elo suka dia?”
“Bis dia sopan dan kalem banget sich, juga kayaknya agamanya taat. Pas gue sampai di sana kan udah waktunya Sholat Ashar dan waktu dia lagi asyik ngobrol sama kita-kita, dia tetep mendahulukan Sholat. Gue kesemsem banget sama dia he.he..he…”
“Wah, elo beruntung banget yaa..” pujiku sambil tersenyum, walau dalam hatiku berkata ia mirip dengan Vino, ah sudahlah mungkin orang seperti dia tidak hanya ada satu di dunia ini.
“Oya Li, namanya siapa?” tanyaku penasaran
“Namanya Vi…” belum selesai Lia menyebutkan namanya tiba-tiba mama memanggilku
“Fiii…, ada telepon untukmu!”
“Li gue pulang dulu yah, ada telepon, ntar gue kesini lagi” pamitku pada Lia
“Iya Fi, tapi jangan lupa loe kesini lagi yaa, kan ceritanya belum selesai”
“Iya..iya!’’ Jawabku sambil bergegas pulang.
Kuterima telepon itu dan…
“Halo, ini siapa?”
“Ini gue, yang semalem dan tadi miskol elo fi!“
“Ooh…elo, ng..ngomong-ngomong dapet nomor telpon gue dari mana nich?“
“Ada aja, boleh kan gue jadi temen elo Fi?“
“Ya tentu boleh donk, gue malah seneng kok punya banyak temen“
“Fi, elo lagi ngapain? Gue ganggu elo ga nih?“
“Emm, sedikit sih tapi ga apa-apa, gue tadi lagi ngobrol sama tetangga gue“
“Oya lupa nama gue Denny, elo kuliah di Jln. Diponegoro kan?, di ekonomi kan? ”
“Lho kok tau sich, tau dari mana?“ Aku semakin bingung
“Pokoknya gue tau aja!, kampus gue ga jauh kok dari kampus elo“
Semakin banyak pertanyaan muncul dari dalam hatiku, siapa Denny sebenarnya dan apa maunya, apa ia benar-benar ingin jadi temanku, atau ada maksud lain.
“Oh disitu yaa, iya gue tau elo ambil juurusan apa Den?”
“ Gue ambil hukum, gue dah semester 4“
Hukum, semester 4, sama seperti Vino…sama persis, tapi apa aku harus tanya tentang Vino, ah lebih baik tidak, mungkin lain kali ketika aku benar-benar siap menerima jawabannya.
“Oh begitu, eh Den boleh gak gue tau, dari siapa elo dapet nomor hp juga telpon rumah gue?” Desakku.
“Sebenernya gue dapet dari temen sekelas gue di kampus, tapi ga usah gue sebutin yaa…gue tau kok dia orangnya baik, jadi elo ga usah mikir macam-macam yaa!”
Aku hanya terdiam mendengar kata-kata Denny.
“Fii.., elo dengerin gue ngomong kan?? Yaa udah deh, kayanya elo bete yaa dengerin suara gue, lain kali aja deh gue telpon lagi, kalo elo da ga bete”
“Ah nggak kok Den, sorry tadi gue lagi bengong aja”
“Ya udah deh, makasih yaa dah mau ngomong sama gue, met malem Fii”
Aku jadi nggak enak sama Denny, takutnya dia mikir macam-macam tentang aku. Karena sudah janji aku kembali ke rumah Lia, dan aku ingin tau kelanjutan ceritanya.
“Udah teleponnya? Siapa sih, dan ngobrolin apa aja tadi?”
“Denny, kenalan baru gue, anaknya baek sih tapi sedikit misterius”
“Ooh.. gebetan baru elo yaa???”
“Ah bukan kok, eh mending elo lanjutin cerita yang tadi, gimana, siapa namanya?”
“Elo penasaran banget yaa?, Namanya Dino, lengkapnya Dino Afif Putra”
“Afif Putra?, kok kayaknya pernah…, ah nggak cuma kayaknya gue familiar baget sama nama itu”
“Oya?, ah mungkin karena namanya agak pasaran aja kali Fi”
“Iya kali…”
Pikiranku kembali pada Vino, setahuku nama belakang Vino juga Afif Putra, hanya kebetulankah ini?, atau memang ada hubungannya dengan Vino?
“Fiii kok elo jadi bengong gitu sih, kenapa? elo mikirin apa? Ada sesuatu yang mengganjal dihati elo yaa, atau gue salah ngomong? Elo kenapa siih….??”
“Nggak apa-apa Li, gue cuma mikirin tugas gue besok” aku terpaksa berbohong, aku tak mau membuat Lia bingung dengan hal yang belum pasti.
“Li, gue pulang dulu yaa, gue mau ngerjain tugas gue dulu, besok gue main lagi yaa..”
“Iya Fi, makasih yaa dah mau dengerin cerita gue.”
“ It’s ok!, ga papa kok, gue malah seneng bisa dengerin cerita elo.”
Aku berbohong lagi, ini terpaksa kulakukan, sebenarnya tak pernah ada tugas tapi yang ada hanyalah bercabangnya pikiranku karena memikirkan Vino. Semakin lama aku semakin merindukannya, aku ingin sekali bertemu dengannya, walau hanya sekali saja, melepas sejuta kerinduanku padanya.
Kumendapat sms dari Denny, ia bilang ingin bertemu denganku kapan-kapan, dan ia juga bilang, dan ia juga bilang ingin lebih mengenalku. Apa artinya semua ini? Universitas yang sama dengan Vino, jurusan yang sama, angkatan yang sama, dan mungkin kelas yang sama. Kemana sebenarnya Vino? Apa ia lupa padaku? Apa ia tak peduli lagi pada temannya yang satu ini…
Keesokan harinya dikampus kuceritakan semuanya pada Maya, dan kuminta pendapatnya.
“Fi, mungkin semua hanya kebetulan aja, tapi mungkin semua ada hubungannya sama Vino, elo harus sabar, mungkin besok atau lusa akan ada kabar dari Vino, dan kalaupun nggak ada mungkin semua jawabannya ada sama Denny.”
“May, kenapa yaa gue mesti kenal sama yang namanya Vino, jatuh hati sama dia, dan sekarang gue kehilangan dia, gue sedih banget May..”
“Sabar yaa Fi, ini semua coban dari Tuhan. Cinta nggak selalu manis, kadang pahit, getir, asem bahkan nano-nano, kita nggak bisa menghindar dari semua itu, semuanya udah diatur sama yang diatas, kita harus bisa berusaha mencari jalan keluarnya.”
Kupeluk sahabatku itu, tanpa sadar butiran bening mengalir membasahi pipiku..
Kuterima sebuah sms dari Denny, ia bilang ingin bertemu denganku sore ini di Kafe Anyelir yang berada tak jauh dari rumahku. Setelah mandi sore dan sholat Ashar, aku pergi ke kafe itu. Dia bilang padaku dia memakai kemeja berwarna biru dan berada di meja nomor empat. Kebetulan sekali, angka empat adalah angka yang cukup berarti bagiku, aku lahir pada tanggal empat april 1984, absenku dikelas pada urutan ke-empat, dan pertama kali aku bertemu Vino pada pukul empat sore. Aku terlalu bingung, sehingga semua kuhubung-hubungkan tanpa alasan yang jelas.
Sesampainya di kafe itu pandanganku kutujukan pada semua meja, kucari dimana letak meja nomor empat dan kemeja berwarna biru. Yap, aku dapati meja itu berada di pojok ruangan, kulihat seseorang dengan kemeja biru tersenyum padaku dan melambaikan tangan.
“Alfi yaa? Ini gue Denny, wah ternyata elo sama persis sama bayangan gue, elo cantik.”
“Ah nggak, biasa aja deh kayanya. Lama yaa nunggunya? Maaf ya gue agak telat, gue tadi jalan kaki jadi agak lama.”
“Nggak kok, nyantai aja lagi.”
“Den, boleh nggak gue tanya sebenernya elo dapet nomor gue dari siapa? Soalnya gue penasaran banget nih..”
“Mm..sebenernya gini, ada sesuatu yang mau gue bicarain sama elo. Gue ini sahabat baiknya Vino, elo kenal kan?.”
Kuterdiam sejenak..
“Vino? Gue…gue kangen banget sama dia, dimana dia Den? Kenapa dia nggak ngabarin gue lagi, apa dia benci sama gue, apa dia marah sama gue, dia kenapa Den?.” Emosiku meluap, dan membuatku bertindak tanpa kendali, mataku memerah, dan aku tak kuasa menahan air mata.
“tenang Fi, tenang dulu.. sebenarnya sejak tiga bulan lalu Vino sakit keras, dia..dia kena kanker tulang. Dia nggak mau bikin elo sedih, makanya dia nggak ngabarin elo sama sekali. Yang gue tau dia sayang banget sama elo Fi, dia sering cerita tentang elo ke gue, katanya elo cantik, dan baik banget, dia juga bahagia banget bisa kenal sama elo…” air mataku semakin deras tak terbendung, Denny berusaha membuatku tenang, tapi tak berhasil. Aku ingin sekali bertemu Vino dan bilang padanya kalau aku sayang, aku juga bahagia bisa kenal dia, dan seharusnya dia terus terang padaku, paling tidak aku bisa berusaha buat dia bahagia, dan kasih dukungan ke dia.. aku membatin.
“Sorry Fi, kalau gue tau elo bakal sedih begini, mending tadi gue gak cerita apa-apa sama elo, gue nyesel Fi udah bikin elo sedih.”
“Justru elo harus ceritain ke gue semuanya, soalnya selama ini gue ngerasa sangat kehilangan Vino, gue nggak bisa ngelupain dia.” Aku terdiam sejenak lalu..
“Den, bawa gue ketempat vino, please Den gue pengen banget ketemu vino.. please Den!!!.”
“Iya, gue janji besok gue ajak elo ketemu dia. Sekarang elo tenang dulu ya.”
Aku pulang dengan sejuta kesedihan, aku tak bisa menghentikan tangisanku, air mataku terus saja mengalir deras.. kenapa semua ini harus menimpa dirimu? Kenapa Vino?. Aku tak langsung pulang, aku mampir kerumah Lia, kuceritakan semua tentang Vino, dan tanpa diduga Lia menceritakan hal yang sangat mengejutkanku.
“Fi, gue belum pernah cerita ke elo yaa, kalau Dino punya saudara kembar, namanya Vino, Dino sayang banget sama kembarannya itu, walaupun mereka nggak kembar identik. Tapi sekarang Vino udah nggak ada lagi, dia udah kembali ke sisi Allah, sebulan yang lalu dia meninggal karena sakitnya.”
“Fi, gue minta elo bisa sabar yaa, tabah menghadapi semua ini, ini semua sudah kehendak-Nya.”
Tubuhku rasanya tak bertenaga lagi, lemas, aku seperti melayang-layang. Aku berjalan menuju pojok kamar Lia, aku meringkuk disana rasanya itu rasa sedih terhebat yang pernah aku rasakan. Vino..kenapa kau pergi tanpa pamit padaku? Mengapa kau tinggalkan aku?
Esok harinya Denny datang kerumahku, dia menepati janjinya, dia mempertemukan aku dengan Vino, walau pun ia sekarang sudah menyatu dengan tanah.
“Vino, ini Alfi, Alfi sayang banget sama Vino, kenapa kamu pergi? Kalau aku tau pasti aku akan berusaha bikin Vino bahagia, walau disaat-saat terakhirmu.”

Minggu, 18 April 2010

Chord Lirik Harmoni Cinta--Gita Gutawa

Em B
Ada yang bergerak di dalam dadaku ini

E Am
Seperti ku kenal pernah kurasakan

D B
Waktu aku jatuh cinta

Em D
Waktu hatiku tertarik

F# B
Rasanya pun begini jatuh cinta


(*)

Em B
Apakah ini sama seperti yang itu

E Am
Hatiku bergerak aku jatuh cinta

D B
Dinding hatiku berlagu

Em D
Harmoni cinta menyentuh

F# B
Pipiku pun merona jatuh cinta


Chorus

E B C#m F#m E B
Harmoni cintaku kini datang

G# C#m B
Nyanyikan suara hatiku

F# B E
Berlagu penuh cinta



(intr)B D B D B

back to (*)

(interlude) Fm C F A#m D# C Fm D# G C
C# G# A#m G# D#m C# G#
F A#m G# D#m G# A#m C


(Back to chorus)

(outro) C D# C D# C F

Kamis, 15 April 2010

Lirik Kord Jangan Memilih Aku--Anang Ft. Syahrini

Intro: B E A 2x

E A f# Bm
Terenggut hatiku terpanah asmara

E C# B E
Sedih suka sirna sudah

A C# A
Bila kau jadi milikku

B C# B A
Memang lukaku belum sembuh semua

G A G f#
Juga dukaku belum sirna semua


Reff:

Bm
Jangan memilih aku

G f#
Bila kau tak sanggup setia

E A
Kau tak mengerti aku

Bm A
Diriku yang pernah terluka

Gm#
Jangan memilih aku

A Cm#
Bila kau tak bisa setia

G# fm#
Kau tak mengerti aku

B E
Diriku yang pernah terluka

A
Cinta..

Dm D


G Dm G A
Terenggut hatiku terpanah asmara

f# Bm A
Sedih suka sirna sudah

Bm A
Jika kau jadi milikku

G A
Memang lukaku belum sembuh semua

A G A Bm A
Juga dukaku belum sirna semua

(Back to reff)

Not Angka Tak Bisa Memiliki-Samsons

Senin, 12 April 2010

Daftar Kord Keyboard(Keyboard Chord List)

Chord adalah kumpulan dari beberapa nada, untuk memainkan sebuah chord anda tinggal menekan beberapa not yang ditentukan untuk sebuah chord secara bersamaan. Misalnya untuk chord C anda harus menekan nada C atau Do atau 1+ nada Eatau Mi atau 3+ nada G atau Sol atau 5 di keyboard, mudah bukan? Selamat Mencoba.

C Chords

C: C E G
C6: C E G A
C7: C E G A#
C7+: C E G# A#
C7sus: C F G A#
C9: E A# D
Cmaj7: C E G B
C+: C E G#
Cdim: C D# F# A
Cm: C D# G
Cm6: C D# G A
Cm7: C D# G A#


Db Chords

Db: C# F G#
Db6: C# F G# A#
Db7: C# F A B
Db7+: C# F A B
Db7sus: C# F# G# B
Db9: F B D#
Dbmaj7: C# F G# C
Db+: C# F A
Dbdim: C# E G A#
Dbm: C# E G#
Dbm6: C# E G# A#
Dbm7: C# E G# B


D Chords

D: D F# A
D6: D F# A B
D7: D F# A C
D7+: D F# A# C
D7sus: D G A C
D9: F# C E
Dmaj7: D F# A C#
D+: D F# A#
Ddim: D F G# B
Dm: D F G
Dm6: D F A B
Dm7: D F A C


Eb Chords

Eb: D# G A#
Eb6: D# G A# C
Eb7: D# G A# C#
Eb7+: D# G B C#
Eb7sus: D# G# A# C#
Eb9: G B C# F
Ebmaj7: D# G A# D
Eb+: D# G B
Ebdim: D# F# A C
Ebm: D# F# A#
Ebm6: D# F# A# C
Ebm7: D# F# A# C#


E Chords

E: E G# B
E6: E G# B C#
E7: E G# B D
E7+: E G# C D
E7sus: E B A D
E9: F# G# D
Emaj7: E G# B D#
E+: E G# C
Edim: E G A# C#
Em: E G B
Em6: E G B C#
Em7: E G B D


F Chords

F: F A C
F6: F A C D
F7: F A C D#
F7+: F A C# D#
F7sus: D A# C D#
F9: D# G A
Fmaj7: F A C E
F+: F A C#
Fdim: F G# B D
Fm: F G# C
Fm6: F G# C D
Fm7: F G# C D#


F# Chords

F#: F# A# C#
F#6: F# A# C# D#
F#7: F3 A# C# E
F#7+: F# A# D E
F#7sus: F# B C# E
F#9: E G# A#
F#maj7: F# A# C# F
F#+: F# A# D
F#dim: F# A C D#
F#m: F# A C#
F#m6: F# A C# D#
F#m7: F# A C# E


G Chords

G: G B D
G6: G B D E
G7: G B D F
G7+: G B F
G7sus: G C D F
G9: B F A
Gmaj7: D F# G B
G+: G B D#
Gdim: G A# C# E
Gm: G A# D
Gm6: G A# D E
Gm7: G A# D F


Ab Chords

Ab: G# C D#
Ab6: G# C D# F
Ab7: D# F# G# C
Ab&+: F# G# C E
Ab7sus: D# F# G# C#
Ab9: C F# A#
Abmaj7: D# G G# C
Ab+: C E G#
ABdim: D F G# B
Abm: G# B D#
Abm6: G# B D# F
Abm7: D# F# G# B

A Chords

A: A C# E
A6: E F# A C#
A7: E G A C#
A7+: G A C# F
A7sus: E G A D
A9: C# G B
Amaj7: E G# A C#
A+: A C# F
Adim: D# F# A C
Am: A C E
Am6: F# A C E
Am7: E G A C


Bb Chords

Bb: A# D F
Bb6: D F G A#
Bb7: D F G# A#
Bb7+: A# D F# G
Bb7sus: F G# A# D#
Bb9: D G# C
Bbmaj7: F A A# D
Bb+: D F# A#
Bbdim: E G A# C#
Bbm: A# C# F
Bbm6: F G A# C#
Bbm7: F G# A# C#


B Chords

B: B D# F#
B6: B D# F# G#
B7: B D# F# A
B7+: B D# G A
B7sus: B E F# A
B9: D# A C#
Bmaj7: B D# F# A#
B+: B D# G
Bdim: B D F G#
Bm: B D F#
Bm6: B D F# G#
Bm7: B D F# A

Sabtu, 30 Januari 2010

Peserta Didik Anak Luar Biasa

Anak Luar Biasa dan Istilah Didalamnya
Anak yang tergolong "luar biasa dan berkelainan" adalah anak yang menyimpang dari rata-rata anak normal dalam hal:
-ciri-ciri mental
-kemampuan sensorik
-fisik dan neuromuskular
-perilaku sosial dan emosional
-kemampuan berkomunikasi
-atau kombinasi dua atau lebih dari hal-hal di atas
Sejauh ini ia memerlukan modifikasi dari tugas-tugas sekolah, metode belajar, atau pelayanan terkait lainnya yang ditujukan untuk mengembangkan potensi atau kapasitasnya secara maksimal.
Berkaitan dengan label "kecacatan" yang sering dikenakan kepada anak, maka perlu dipahami perbedaan istilah-istilah yang bisa salah diinterpretasikan yaitu: "impairment", "disability", dan "handicapped".
Impairment(kerusakan) biasanya dikaitkan dengan adanya penyakit atau kerusakan dari suatu jaringan.
Disability(kecatatan), menggambarkan adanya disfungsi atau berkurangnya suatu fungsi secara objektif dapat diukur/dilihat, karena adanya kehilangan/kelainan dari bagian tubuh/organ seseorang.
Handicapped(ketidakmampuan), merupakan masalah/akibat dari kerusakan(impaired) ketika berinteraksi dengan lingkungan/tuntutan fungsional yang dibebankan pada seorang anak luar biasa, pada situasi tertentu.

Jenis dan Pengklasifikasian Anak Luar Biasa
Pembahasan mengenai jenis anak luar biasa perlu didahului dengan mengetahui pengklasifikasiannnya. Kirk dan Gallagher mengklasifikasikan anak luar biasa menjadi lima kelompok yaitu:
a. Kelainan Mental
meliputi anak yang memiliki kapasitas intelektual luar biasa tinggi(intellectually suprior) dan yang lamban dalam belajar(mentally retarded)
b. Kelainan Sensoris
meliputi anak dengan kerusakan pendengaran(auditory impairments) dan kerusakan penglihatan(Visual Impairments), juga kerusakan penciuman.
c. Gangguan Komunikasi
Meliputi anak dengan kesulitan belajar(learning disabilities) dan gangguan dalam berbicara dan komunikasi(speech and language impairments)
d. Gangguan Komunikasi
Meliputi gangguan emosional(emotional disturbance) dan ketidaksesuaian perilaku sosial(social maladjusment)
e. Tunaganda atau Cacat Berat
Meliputi macam-macam kombinasi kecacatan seperti: cerebral palsy dengan tunagrahita, tunanetra dengan tunagrahita, dsb.

Disamping pengklasifikasian di atas, Dembo memberikan klasifikasi lain untuk keperluan pembelajaran, diantaranya:
a. Tunagrahita(mental retardation)
b. Berkesulitab Belajar(learning disabilities)
c. Gangguan Perilaku dan gangguan Emosi(behavior disorders)
d. Gangguan Bicara dan Bahasa(speech and language disorders)
e. Kerusakan Pendengaran(hearing impairments)
f. Kerusakan Penglihatan(Visual Impairments)
g. Gangguan Fisik dan Gangguan Kesehatan(physical and other health impairments)
h. Cacat Berat atau Cacat Ganda(severe and multiple handicaps)
i. Berkecacatan Luar Biasa Tinggi atau berbakat(gifted and talented)

Penanganan Bagi anak Luar Biasa
Berdasarkan pengklasifikasian di atas, bukan dimaksudkan untuk memisahkan anak luar biasa dengan anak normal melainkan hanya untuk keperluan pembelajaran. pendidikan bagi anak luar biasa tidak selalu harus memisahkan pergaulannya dari anak-anak normal.
Pendidikan yang memisahkan anak luar biasa dari pergaulannya dengan anak normal hendaknya sedapat mungkin dihindari dan hanya dilakukan jika keadaan sangat memaksa.

Kamis, 28 Januari 2010

Hubungan Antara Proses Belajar Dengan Kegiatan Instruksional

Guru sebagai pengelola kegiatan belajar siswa, menentukan sejumlah tindakan instruksional yang bertujuan untuk mengatur kondisi ekstern, bahkan menciptakannya. Dalam hal ini guru berusaha untuk mengatur dan menciptakan kegiatan sedemikian rupa, sehingga menunjang proses belajar siswa dan tidak menghambatnya, usaha itu adalah dalam bentuk kegiatan-kegiatan instruksional. Jadi kegiatan instruksional pada dasarnya adalah merancang dan menciptakan seperangkat kondisi yang dapat mendukung terciptanya kondisi belajar pada diri sendiri. Pengaturan hubungan kegiatan instruksional dengan proses belajar yang terjadi pada diri siswa sangat menentukan keberhasilan kegiatan belajar mengajar.

Menurut teori pengelolaan informasi(WINKLE 1987) rangkaian fase-fase proses belajar di sekolah ada beberapa fase yaitu:
1. Fase Motivasi
2. Fase Konsentrasi
3. Fase Mengolah
4. Fase Menggali
5. Fase Prestasi
6. Fase Umpan Balik

Gagne mencoba menempatkan kedelapan tipe belajar itu dalam suatu tata urutan hirarkis, yaitu tipe belajar yang satu menjadi landasan bagi tipe belajar berikutnya, dan Gagne juga mengemukakan lima kemampuan belajar(five capabilities), informal verbal, kemampuan intelektual, strategi kognitif, ketrampilan motorik, dan sikap terutama dalam meninjau aspek "proses belajar".

Bloom juga mengemukakan ranah(domain) kawasan dalam hubungan dengan tujuan belajar, yang terdiri dari ranah/domain/kawasan, kognitif, psikomotorik, dan afektif. Untuk menggambarkan kaitan antara fase-fase belajar dengan kemungkinan kemampuan belajar yang dirancang guru, seperti informasi verbal, kemampuan intelektual, strategi kognitif, ketrampilan motorik, dan sikap.
Berikut ini disajikan hubungan konkrit dari fase-fase belajar:





Rabu, 27 Januari 2010

Pengajaran Kelompok(5-7 orang)

Pengajaran kelompok merupakan satu alternatif pengelolaan pengajaran disamping pengajaran klasikal dan pengajaran perorangan. Proses kelompok telah diyakini oleh banyak ahli sebagai suatu kekuatan yang dapat mempengaruhi atau meningkatkan kualitas belajar, dan kelompok dapat merupakan sarana yang efektif dalam proses belajar mengajar.

Pelaksanaan pengajaran kelompok sebagai berikut:
-Persiapan:

a. Menyiapkan satuan pelajaran dengan tugas kelompok, yang kemungkinannya dapat berbeda atau sama tugas atau materinya.
b. Menyiapkan pengaturan ruangan, penyediaan alat-alat bantu, alat penilaian, dan sebagainya.
c. Menyusun kegiatan belajar beserta petunjuk pelaksanaannya.

-Pelaksanaan:
a. Penlajaran diawali dengan pertemuan klasikal, guru memberikan informasi umum kepada semua siswa atau kelompok mengenai tujuan, kegiatan yang harus dilakukan, penggunaan alat atau sumber belajar dan hal-hal lain yang dianggap perlu.
b. Guru meminta kelompok untuk bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing pada tempat yang sudah ditentukan, dan batas waktu pengerjaan.
c. Guru melakukan monitoring setiap kelompok untuk mengetahui perkembangan masing-masing kelompok, dan memberikan bantuan bila dibutuhkan sampai pada batas yang ditentukan.
d. Kelompok berkumpul kembali dari masing-masing kelompok dan memberikan tanggapan seperlunya sebagai upaya mengumpulkan berbagai pengalaman, meminta atau memberikan balikkan dan memantapkan hasil belajar atau kerja.
e. Selama kegiatan melaporkan dan memberikan tanggapan, guru membantu atau membimbing bila diperlukan, dan berupaya untuk terciptanya interaksi antar siswa dan antar kelompok.
f. Siswa dan guru bersama-sama membuat rumusan atau kesimpulan untuk dimengerti dan diketahui seluruh siswa.

Selasa, 26 Januari 2010

Pengajaran Perorangan(individual)

Pengajaran perorangan(individual) merupakan suatu upaya memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat belajar sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, serta caranya sendiri. Tujuannya adalah agar siswa dapat belajar secara optimal dan mencapai tingkat penguasaan terhadap materi yang dipersyaratkan.
Pengajaran perorangan dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama, pengajaran perorangan untuk semua siswa. Kedua, pengajaran perorangan untuk beberapa siswa yang mempunyai kemampuan lebih dari rata-rata temannya, sementara siswa yang lain dengan pengajaran klasikal, seperti biasa.

Model pengajaran yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
a) Mengacu kepada tingkah laku

Model ini mementingkan tercapainya perubahan tingkah laku pada siswa.
b) Mengacu kepada pengalaman
Model ini mengutamakan pengalaman belajar yang beraneka ragam dan relevan serta bermanfaat bagi siswa.
c) Gabungan antara model mengacu kepada tingkah laku dan mengacu kepada pengalaman
Model gabungan ini mementingkan baik perubahan tingkah laku maupun pengalaman yang berharga bagi siswa. Model ini biasanya digunakan dalam topik-topik yang bersifat kreatif dan estetis.
Pelaksanaan model ini adalah sebagai berikut:
- Setelah siswa memperoleh tugas atau stuan pelajaran, kemudian guru menjelaskan tujuan dari pengajaran perorangan dan kegunaan materi yang dipelajari.
- Siswa mempelajari bahan-bahan yang tersedia secara bebas menurut cara dan gayanya masing-masing dengan menggunakan sumber-sumber yang tersedia.
- Guru melakukan bimbingan dan monitoring terhadap siswa secara bergiliran
- Setelah selesai pengajaran perorangan dilanjutkan pengajaran klasikal biasa.

Pengertian Asuransi Syariah

Dalam kitab-kitab Islam para ulama sering menyebut asuransi syariah dengan at-ta'min atau at-takaful. Jadi penamaan Asuransi Takaful sebetulnya kurang tepat, karena artinya Asuransi Asuransi. Istilah Takaful berasal dari fikrah(konsep) Syekh Abu Zahra, seorang ulama fiqih yang sangat terkenal di Mesir, dan banyak yang menulis kitab-kitab fiqih yang menjadi rujukan ulama-ulama setelahnya. Dalam kitabnya at Takaful al Ijtimaa'i Fi al Islam(Jaminan Sosial Dalam Islam), Zahra mengatakan, pengertian yang paling tepat untuk makna at takaful al ijtimaa'i ialah sabda Nabi SAW:
Almu'minu lilmu'mini kalbunyaani yasyuddu
ba'duhu ba'dan
(HR Bukhari Muslim)
"Mu'min terhadap mu'min yang lain seperti suatu bangunan memperkuat satu
sama lain"
Matsalul mu'miniinafii tawaaddihim
wataroohumihim wata'aathufihim kama
tsalil jasadi adzasytakaa minhu 'udwun tadaa'alahu sairuljasadi bisahri
walhuma
(HR Bukhari Muslim)
"Orang-orang mu'min dalam kecintaan dan kasih sayang mereka seperti satu
badan, apabila salah satu anggota badan menderoita sakit maka seluruh
badan merasakannya"

Jadi Takaful(asuransi syariah) dalam pengertian muamalah adalah saling memikul risiko diantara sesama peserta sehingga antara satu dengan yang lainnya menjadi penanggung atas risiko yang muncul.

Saling pikul risiko ini dilakukan atas dasar saling tolong menolong dalam kebaikan dengan cara masing-masing mengeluarkan dana tabarru(dana kebaikan/derma) yang ditujukan untuk menanggung risiko.
Takaful dalam pengertian ini sesuai dengan Al_Quran surat Al-Maidah(QS 5:2)
Wata'awanu 'alal birri wat taqwa wala ta'awanu 'alal itsmi wal udwan
"Dan tolong menolonglah kamu dlam(mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran

Pengertian Bank

Berikut ini adalah beberapa pengertian BANK:
1. Menurut Prof. GMV. Stuart

Bank adalah suatu badan yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan kredit dengan uang yang diperolehnya dari orang lain maupun dengan jalan memperedarkan alat-alat penukar baru berupa uang giral.
2. Menurut Pierson
Bank adalah badan yang menerima kredit, maksudnya adalah yang menerima simpanan dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito berjangka, dan tabungan. Untuk mengelola simpanan masyarakat dan membayar biaya operasional, maka bank menyalurkan dana tersebut dalam bentuk investasi, untuk keperluan spekulasi dan memberikan kredit secara besar-besaran kepada bank lain atau pemerintah.
3. Menurut Somary
Bank adalah badan yang aktif memberikan kredit kepada nasabah, baik dalam jangka pendek jangka menengah maupun jangka panjang. Dana yang diperlukan dalam pemberian kredit berasal dari pemerintah dan modal saham untuk swasta. Apabila modal disetor tersebut tidak mencukupi kebutuhan, bank dapat mengumpulkan dana melalui:
a. Kredit likuiditas dari bank sentral
b. Pinjaman dari bank-bank dalam dan luar negeri.
c. Menerbitkan obligasi
d. Menerbitkan saham baru
e. Menerbitkan sertifikat bank
Keuntungan bank semacam ini diperoleh dari selisih bunga dari kredit yang diberikan dengan bunga kredit yang diterima(kredit likuiditas, pinjaman bank, obligasi dan sertifikat bank)
4. Menurut UU No.14 tahun 1967
Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang.
5. Menurut UU No.7 tahun 1992
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat
6. Menurut UU No.10 tahun 1998
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentu kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Sabtu, 23 Januari 2010

Tentang Pegadaian

Pernahkah anda menggunakan jasa pegadaian, apakah sebenarnya pegadaian itu. Berikut saya jelaskan.

Pengertian
Pengertian Gadai dan Perusahaan Umum Pegadaian di Indonesia adalah sebagai berikut:
*Gadai
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Pasal 1150 gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak.
*Perusahaan Umum Pegadaian
Perum Pgadaian adalah satu-satunya badan usaha di Indonesia yang secara resmi mempunyai izin untuk melaksanakan kegiatan lembaga keuangan berupa pembiayaan dalam bentuk penyaluran dana ke masyarakat atas dasar hukum gadai.

Tugas Pokok Pegadaian
Tugas pokok pegadaian adalah memberi pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai agar masyarakat tidak dirugikan oleh kegiatan lembaga keuangan informal yang cenderung memanfaatkan kebutuhan dana mendesak dari masyarakat.

Kegiatan Usaha
Dana yang diperlukan oleh Perum Pegadaian untuk melakukan kegiatan usahanya berasal dari:
1. Pinjaman jangka pendek dari perbankan
2. Pinjaman jangka pendek dari pihak lainnya(utang kepada rekanan, utang kepada nasabah, utang pajak, biaya yang masih harus dibayar, pendapatan diterima dimuka dll.
3. Penerbitan Obligasi
4. Modal Sendiri, yang terdiri dari:
- Modal awal, yaitu kekayaan negara di luar APBN
- Penyertaan modal pemerintah
- Laba ditahan

Dana yang telah berhasil dihimpun kemudian digunakan untuk mendanai kegiatan usaha Perum Pegadaian. Dana tersebut antara lain digunakan untuk hal-hal berikut:
a. Uang kas dan dana likuid lain
b. Pembelian dan pengadaan berbagai macam bentuk aktiva tetap dan inventaris
c. Pendanaan kegiatan operasional
d. Penyaluran dana
e. Investasi lain

Produk jasa yang ditawarkan oleh Perum Pegadaian kepada masyarakat meliputi sebagai berikut:
a. Pemberian pinjaman atas dasar hukum gadai
b. Penaksiran nilai barang
c. Penitipan barang
d. Jasa lainnya.

Semoga Bermanfaat ^^

Jumat, 22 Januari 2010

Model Mengajar Delikan

Model mengajar Delikan merupakan pengkajian hasil dari pengamatan terhadap praktek mengajar para guru di sekolah, terutama kegiatannya dengan penerapan CBSA.
Model mengajar delikan ini dikemukakan oleh Nana Sudjana dan Daeng Arifin, yang menekankan kepada kegiatan belajar siswa, dimulai dari kegiatan mendengar disusul dengan kegiatan kegiatan melihat dan diakhiri dengan kegiatan mengerjakan.
Dalam model ini tugas guru untuk memberi rangsangan kepada siswa dalam tiga hal yakni rangsangan pendengaran(auditif), rangsangan pengelihatan(visual) dan rangsangan pekerjaan(motorik). Dalam fase auditif dan visual sebenarnya merupakan salah satu ciri pokok mengajar yang berorientasi pada strategi ekspository. Sedangkan fase motorik sebagai akibat tuntutan rangsangan guru merupakan salah satu ciri model mengajar yang berorientasi pada strategi inquiry atau discovery.
Model mengajar delikan pada hakikatnya adalah model mengajar yang bergerak dari ujung ekspository ke ujung inquiry atau discovery. Dengar-lihat-kerjakan tidak hanya dipandang satu kesatuan tapi juga harus dipandang dalam satu urutan yang berkesinambungan.

Penerapan Model Delikan
Penerapan model delikan disesuaikan dengan tahapan mengajar yang terdiri atas tahap pra-instruksional, tahap instruksional, dan tahap evalusi tindak lanjut. Model ini digunakan pada tahap yang kedua. Tahap ini terbagi dalam tiga langkah yaitu mendengar, melihat, mengerjakan.
Dalam proses dengar bukan hanya guru menjelaskan sesuatu kepada siswa tetapi dalam bentuk lain seperti:
1. Siswa menjelaskan atau melaporkan apa yang telah diketahuinya mengenai bahan pelajaran yang akan dibahas waktu itu.
2. Guru memutar rekaman dengan menggunakan media audio yang berisikan penjelasan bahan pelajaran yang sengaja disiapkan guru sebelumnya.
Dalam proses lihat, dapat dilakukan berbagai cara seperti:
1. Guru atau siswa memperlihatkan terjadinya suatu proses atau demonstrasi suatu proses yang berkenaan dengan materi pelajaran yang telah dijelaskan dalam proses dengar.
2. Guru atau siswa menunjukkan gambar, diagram, grafik, foto, lide dan lainnya yang berkaitan dengan materi pelajaran.
3. Guru menuliskan pokok uraiannya di papan tulis sehingga dilihat atau dibaca oleh siswa,.
Dalam proses kerja dapat ditempuh berbagai cara:
1. Siswa mengerjakan soal atau tugas baik secara mandiri atau kelompok
2. Siswamemecahkan masalah melalui diskusi dengan teman-temannya
3. Siswa diminta merangkum atau menyusun materi pelajaran berdasarkan apa yang telah didengar dan dilihatnya
4. Siswa menyusun laporan tertulis
4. Siswa mencoba sendiri, misalnya melakukan eksperimen sendiri berdasarkan apa yang telah ketahui dalam proses dengar dan lihat sebelumnya.

Prosedur Instruksional Dengan menggunakan Berbagai Pendekatan dan Metode Mengajar

Strategi belajar mengajar(SBM) dalam pelaksanaannya menggunakan satu/beberapa metode mengajar yang merupakan alat dan cara untuk melaksanakan strategi belajar mengajar dengan sendirinya metode mengajar merupakan alat pula untuk mencapai tujuan belajar.
Dalam kegiatan instruksional seorang guru dapat memilih secara lebih tepat serta menggunakannya lebih efektif dari suatu strategi belajar mengajar. Upaya ini dimaksudkan untuk dapat menciptakan sistem lingkungan belajar mengajar yang efektif, yang menunjuk pada "berperan aktifnya" siswa dalam proses belajar mengajar.
Sebagai kerangka acuan untuk memahami yang pada akhirnya dapat dijadikan dasar untuk memilih dan untuk menentukan prosedur instruksional mana yang tepat dalam mencapai tujuan instruksional, berikut ini disajikan beberapa aspek yang perlu diperhatikan:
1. Pengaturan guru-siswa dalam kegiatan belajar mengajar(KBM)
2. Struktur peristiwa belajar mengajar
3. Peranan guru di dalam mengolah pesan
4. Proses pengolahan pesan
5. Tujuan Belajar
6. Model instruksional yang digunakan

Model instruksional dikelompokkan menjadi 4 rumpun yaitu:
a. Model interaksi sosial
b. Model pemrosesan/pengolahan informasi
c. Model personal Ilumanistik
d. Model perilaku/modifikasi tingkah

3 komponen kegiatan instruksional:
1. Komponen pendahuluan
Yaitu kegiatan instruksional yang didalamnya meliputi kegiatan menumbuhkan motivasi dan menyadarkan akan tujuan belajar, juga kegiatan mengarahkan siswa dalam komponen ini dapat diciptakan aktualisasi kegiatan dengan berbagai prosedur.
2. Komponen Penyajian
Merupakan komponen kegiatan instruksional yang terdiri dari kegiatan membantu mengolah informasi, menggali informasi dari ingatan, dan mendampingi siswa selama memberikan pelatihan. Komponen ini merupakan komponen inti, di mana peran guru adalah menjelaskan atau menguraikan materi yang harus dipelajari, memberikan contoh-contoh yang relevan dan memberi kesempatan untuk menampilkan kemampuan siswa.

Aktualisasi kegiatan instruksional di bawah ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan urutan prosedur mana yang digunakan dalam kegiatan penyajian:
Prosedur I:
Disebut juga dengan prosedur tradisional atau konservatif yang dimulai dengan suatu pengertian konsep, prinsip atau prosedur serta diikuti oleh contoh-contoh yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Prosedur II:
Penyajian dimulai dengan pemberian contoh atau kasus yang diikuti dengan latihan memecahkannya dan diakhiri dengan uraian atau generalisasi dari isi materi pelajaran.
Prosedur III:
Penyajian didahului dengan pemberian latihan atau percobaan yang diikuti dengan uraian yang diakhiri dengan contoh.
Prosedur IV:
Penyajian dimulai dengan pemberian contoh disertai uraian tentang konsep, prinsip atau prosedur dan diakhiri dengan latihan penerapannya.
Prosedur V:
Penyajian diawali dengan pemberian uraian tentang konsep, prinsip, prosedur yang dipelajari diikuti dengan latihan untuk menguasainya dan diakhiri dengan latihan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Prosedur VI:
Penyajian dimulai dengan melakukan kesempatan mencoba terlebih dahulu kemudian diikuti dengan contoh sebagai perbandingan dan diakhiri dengan uraian atau kesimpulan.

3. Komponen penutup
Pada komponen ini guru secara tetap memberikan atau menerapkan urutan kegiatan tes formatif dan umpan balik dilanjutkan dengan kegiatan tindak lanjut berupa petunjuk dari guru tentang apa yang harus dilakukan siswa sehubungan dengan hasil kemajuannya(prestasi belajarnya)